Rabu, 10 Agustus 2011

Pansus Rekomendasikan Stop Kegiatan PT PAAL

PT Beutami Harus Kembalikan Tanah Warga
Rabu, 13 Juli 2011 | 07:24

Meulaboh – DPRK Aceh Barat mengeluarkan rekomendasi, meminta PT PAAL untuk memberhetian oprasionalnya dalam bentuk kegiatan apapun di Hutan Aceh Barat, sebelum surat izin pengalihan status kawasan hutan turun dari Menteri Kehutanan di Jakarta. Demikian ditegaskan Ridwan MA, Ketua Pansus, kemarin.

Persentasi rapat hasil Tim Pansus HGU PT. PAAL dan Pansus Pinjam Pakai Tanah PT. Beutami, digelar di DPRK Aceh Barat. Sedangkan terkait kisruh PT. Beutami, pansus DPRK juga merekomendasikan penyelesaian sengketa lahan persemean bibit kelapa sawit antara Masyarakat Teupin panah kecamatan kaway XVI, diselesaikan di lapangan secepat mungkin.

Berdasarkan surat perjanjian antara manajer PT. Beutami, Mahyudin dengan mantan Geuchik Desa Teupin Panah M. Yasin jelas mengurai perjanjian pinjam pakai selama lima tahun terhitung Tahun 2005 hingga Tahun 2010. “Jadi tanah painjam pakai seluas 100 hektar itu harus dikembalikan kembali kepada masyarakat,” kata Ramli SE, anggota Pansus.

Sementara itu, Geuchik Teupin Panah, kecamatan Kaway XVI, Hamdan menyambut baik dengan hasil rekomendasi yang dikeluarkan DPRK Aceh Barat. “Puas kami dengan kerja para anggota DPRK Aceh Barat, bearti mereka selama ini benar-benar bekerja dan menampung seluruh aspirasi warga,” kata Hamdan.

Puluhan perwakilan masyarakat dari kecamatan Kaway XVI dan kecamatan Woyla juga ikut duduk dalam rapat tersebut guna mengawal hasil temuan agar disampaikan di dalam forum. Pertemuan itu dipimpin langsung Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Masrijal, S.Si, dengan didampingi Ketua Tim Pansus HGU PT. PAAL dan Pansus Pinjam pakai tanah PT. Beutami, Ridwan. MA.

Para anggota pansus juga terlihat aktif dalam rapat tersebut, yakni Ramli, SE, Bustanuddin, Ridwan.IB, H. Amri, Ilyas Yusuf, dan Murdani. Sementara unsur eksekutif diwakili oleh Asisten I Rusmahdi, S.H, juga Kepala Kantor Bandan Pertanahan Negara (BPN) Aceh Barat, Ir.Taftazani terlihat kosentrasi penuh dengan pemaparan temuan pansus. Sementara pihak PT. PAAL dihadiri oleh Hery, selaku humas perusahan sawit tersebut, guna mengetahui secara pasti rekomenadasi DPRK terhadap perusahan mereka. (den)
Sumber Rakyataceh.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar